
Potato Mannitol Dextrose Broth
Dikenal juga sebagai:PMD
Potato Mannitol Dextrose Broth adalah media cair khusus yang kaya nutrisi, terutama digunakan untuk kultivasi dan perbanyakan fungi, khamir, dan miselium jamur. Media ini merupakan variasi dari Potato Dextrose Broth standar yang menambahkan manitol sebagai sumber karbon spesifik tambahan.
- Kategori
- Media Kultur Kering
- Larutkan per liter
- 39 g
- Ukuran kemasan
- 500 g · 5 kg · 25 kg
- Sertifikasi
- Halal
Data diperbarui:2026-11-06
Ringkasan
Potato Mannitol Dextrose Broth adalah media cair (broth), media selektif untuk pengujian pangan dan klinis yang menekan flora pesaing dan membuat koloni target mudah dikenali. Digunakan untuk membiakkan bakteri asam asetat dan galur lain yang memanfaatkan manitol. STBIO memproduksinya dari bahan baku food grade (mutu pangan) di fasilitas bersertifikat ISO 22000, disertai sertifikat analisis (COA) untuk setiap batch. Produk ini adalah versi bersertifikasi halal.
Prinsip
Pepton kentang: Berperan sebagai basis yang memasok pati, vitamin, dan nitrogen esensial yang mendorong pertumbuhan fungi yang subur. Dekstrosa: Berperan sebagai sumber karbohidrat dan energi utama yang sangat mudah dimanfaatkan untuk merangsang pertumbuhan fungi yang cepat. Manitol: Berperan sebagai sumber karbon dan energi sekunder, yang sering dimanfaatkan untuk studi metabolik tertentu atau untuk mendorong pertumbuhan bakteri tanah menguntungkan tertentu dan galur fungi khusus. [1, 2, 3]
Peran media selektif dalam alur kerja pengujian
Pengujian patogen biasanya berjalan dalam tiga tahap: media pra-pengayaan seperti Buffered Peptone Water memperbaiki sel yang cedera dan meningkatkan jumlahnya, pengayaan selektif kemudian menekan flora pesaing, dan akhirnya agar selektif diferensial mengisolasi koloni target. Agen selektif biasanya berupa garam empedu, zat warna, atau antibiotik; agen diferensial membuat koloni target menampilkan warna atau morfologi yang khas. Pilih kombinasi yang ditetapkan oleh metode yang Anda ikuti.
Petunjuk penyiapan
Suspensikan g media dalam 1000 mL air suling. Panaskan sambil sering diaduk dan didihkan hingga media larut sempurna. Sterilkan dengan autoklaf pada 121°C selama 15 menit. Bila diperlukan penekanan pertumbuhan bakteri, atur pH hingga sekitar 3,5 setelah sterilisasi menggunakan asam tartrat steril (atau asam laktat). Catatan: Jangan memanaskan ulang media setelah pengasaman, karena hal ini menurunkan kinerjanya.
Keunggulan produk
- Bersertifikat halal, sesuai untuk pasar Malaysia, Indonesia, dan Timur Tengah
- Diproduksi sesuai formulasi standar, 39 g per liter
- Tersedia dalam 500 g / 5 kg / 25 kg, dari skala laboratorium hingga industri
- Tersedia COA, lembar spesifikasi, dan lembar data teknis; sampel dapat diminta
- Diproduksi di Taiwan dengan pasokan yang andal
Pertanyaan yang sering diajukan
01Dapatkah media selektif disterilkan dengan autoklaf?
Tidak selalu. Beberapa media yang mengandung zat warna atau penghambat selektif kehilangan selektivitasnya jika terlalu panas dan hanya boleh dipanaskan sampai larut sempurna, tanpa autoklaf. Ikuti petunjuk penyiapan produk ini, dan hubungi kami jika Anda ragu.
02Berapa gram bubuk per liter?
Gunakan 39 g per liter air deionisasi; kondisi penyiapan dan sterilisasi tercantum pada lembar spesifikasi.
03Bagaimana cara menyiapkan produk ini?
Suspensikan g media dalam 1000 mL air suling. Panaskan sambil sering diaduk dan didihkan hingga media larut sempurna. Sterilkan dengan autoklaf pada 121°C selama 15 menit. Bila diperlukan penekanan pertumbuhan bakteri, atur pH hingga sekitar 3,5 setelah sterilisasi menggunakan asam tartrat steril (atau asam laktat). Catatan: Jangan memanaskan ulang media setelah pengasaman, karena hal ini menurunkan kinerjanya.
04Bagaimana cara meminta penawaran harga untuk pembelian dalam jumlah besar, dan apakah COA dapat disediakan?
Ya. Produk ini tersedia dalam 500 g, 5 kg, 25 kg. Sampaikan aplikasi dan volume kebutuhan Anda saat meminta penawaran harga; kami membalas dalam satu hari kerja dan dapat menyediakan COA, lembar spesifikasi, serta lembar data teknis.
