Penulis Riset: Gizem Yalkin / Departemen Litbang Sumber Riset: Organotechnie
Abstrak
Sel mamalia merupakan sumber alami banyak protein terapeutik dan digunakan secara luas sebagai platform paling canggih untuk produksi protein rekombinan dengan aplikasi klinis.
Selama lebih dari 15 tahun, Tryptone N1 dari Organotechnie telah terdokumentasi secara luas sebagai pendukung ekspresi protein bertiter tinggi pasca-transfeksi.
Dalam studi ini, sel HEK293 digunakan untuk mengoptimalkan ekspresi IL-4 (Interleukin-4) dengan berbagai sumber pepton, membandingkan pepton nabati dengan Tryptone N1 sebagai kontrol.
Temuan Utama
Studi ini menunjukkan bahwa pepton yang berasal dari protein kacang polong (pea), guar, dan kedelai secara signifikan meningkatkan produksi protein, dengan peningkatan sekitar 150% dibandingkan kelompok kontrol (Tryptone N1).
Pepton nabati yang digunakan dalam studi ini:
- P112 (Pepton Kacang Polong)
- G115 (Pepton Guar)
- S204 (Pepton Kedelai)
Kontribusi Riset
Studi ini membuktikan bahwa pepton nabati dapat secara efektif meningkatkan ekspresi protein rekombinan pada sel HEK293 dan menjadi alternatif yang layak bagi pepton asal hewan dalam aplikasi biofarmasi dan kultur sel.
*
*
Untuk akses riset lengkap, silakan HUBUNGI KAMI.
Riset ini bersumber dari Organotechnie dan disediakan hanya sebagai referensi akademik dan teknis.
Rangkaian C-Cell yang dibahas di sini didistribusikan di Taiwan oleh STBIO MEDIA. Lihat daftar produk, galur sel tervalidasi, dan permintaan sampel di Hidrolisat kelas kultur sel C-Cell.
